Harga Emas Naik Turun Dipengaruhi Oleh Beberapa Faktor Ini


Sebagaian dari kalian mungkin sudah pada tau bahwa harga emas cenderung tidak pernah stabil, ada kalanya naik dan ada kalanya turun. Bahkan bisa jadi dalam sehari naik beberapa kali, bisa jadi juga pagi hari harga naik dan sore hari harga turun kembali. Dalam sehari umumnya naik turun harga emas pun tidak terlalu signifikan.

Apa saja sebenarnya yang mempengaruhi harga emas tersebut? Berikut ini ada beberapa faktor yang mungkin bisa menjadi jawaban atas naik turunnya harga emas.

1. Nilai tukar US Dollar

Secara umum, korelasi negatif tercipta dari hubungan nilai tukar US Dollar dengan harga emas yang sedang berlaku saat itu. Bila dolar Amerika sedang melemah, harga emas akan naik. Namun bila dolar Amerika menguat, harga emas jadi turun.

2. Jumlah produksi emas di dunia

Semakin susahnya emas ditambang, maka harga emas di pasaran akan naik karena kelangkaan stok emas. Apalagi bila permintaan akan emas malah semakin meningkat, sehingga penambang harus menggali semakin dalam.

3. Kenaikan permintaan dari industri perhiasan di dunia

Ini masih berhubungan dengan faktor nomor dua. Misalnya, 54 persen permintaan emas berasal dari industri perhiasan di dunia, seperti yang terdapat di India, Tiongkok, dan Amerika Serikat. Sementara itu, 12 persennya berasal dari industri peralatan medis dan elektronik. Fakta ini dilansir oleh World Gold Council dan The London Bullion Market Association. Tidak heran bila harga emas naik.

4.Beberapa bank sentral dunia memonopoli pembelian emas

Beberapa bank sentral di dunia, seperti: The Federal Reserve System (di Amerika Serikat), Bundesbank (di Jerman), dan European Central Bank (ECB) telah melakukannya. Tidak hanya uang kertas, mereka juga telah lama memonopoli pembelian emas. Jangan heran bila harga emas semakin naik dan emas semakin langka. Karena sudah lama ‘colong start’, cadangan emas mereka pun lebih banyak. Hal ini juga dilansir oleh World Gold Council.

5. Isu politik, seperti resesi global, perselisihan antar negara, atau perang dapat membuat harga emas naik

Salah satunya adalah isu Brexit (keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa akibat hasil jajak pendapat terakhir yang terkait dengan Uni Eropa pada Juni 2016). Akibatnya, para investor diserang panik dan mulai memborong emas dalam jumlah besar.

6. Harga Minyak Naik Secara Signifikan

Harga emas, akan ikut naik jika harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan signifikan meski dampaknya sendiri tidak terjadi seketika. Seperti saat terjadi invasi AS ke Irak di mana Irak adalah salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Akibat invasi itu harga minyak melonjak tajam yang kemudian diikuti oleh naiknya harga emas. Begitupun yang terjadi saat ini, dimana Negara sekutu yang dipimpin AS menyerang Libya. Harga minyak mentah kembali naik dan menembus rekor baru. Akibatnya harga emaspun terangkat naik.

7. Terjadi Kepanikan Finansial

Saat terjadi kepanikan finansial seperti saat krisis moneter tahun 1998 dan juga tahun 2008, maka harga emas akan meroket tidak terkendali. Hal ini terjadi karena masyarakat enggan memegang uang kertas dan lebih memilih menyimpan kekayaanya dalam bentuk emas.


Referensi artikel: sahabatpegadaian.com & belajarinvestasi.com
Sumber gambar: Ekbis.Sindonews.com Cincin Kawin Emas