Harga Emas Naik Imbas Data Inflasi AS


Harga emas sentuh level tertinggi hampir tiga minggu usai rilis data inflasi yang menguat. Data inflasi tersebut membuat investor berbalik memegang logam mulia untuk lindung nilai.

Harga emas untuk pengiriman April menguat US$ 27,60 atau 2,1 persen ke posisi US$ 1.358 per ounce. Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) turun 0,6 persen. Harga emas dapat naik seiring dolar AS melemah karena dolar AS tergelincir dapat membuat pembelian aset tersebut menjadi lebih murah.

Imbal hasil obligasi atau surat utang AS bertenor 10 tahun melonjak 2,91 persen. Level itu tertinggi dalam empat tahun.

Meningkatnya imbal hasil obligasi secara teori dapat kurangi selera investor untuk logam mulia terutama emas. Akan tetapi, angka inflasi menguat memberi perlindungan untuk harga emas dalam jangka pendek karena sebagai lindung nilai.

Seperti diketahui, indeks harga konsumen melonjak 0,5 persen pada Januari. Angka ini terbesar dalam lima bulan. Indeks Harga Konsumen tetap di 2,1 persen.

"Laporan indeks harga konsumen memberikan kekhawatiran the Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih cepat. Kemungkinan empat kali kecil pada 2018," ujar Jim Wyckoff, Analis Senior Kitco.com.

Tingkat inflasi inti naik mendekati 0,3 persen pada Januari. Inflasi selama 12 bulan juga tetap 1,8 persen. Namun upah AS disesuaikan dengan inflasi. The Federal Reserve atau bank sentral AS mengamati risiko inflasi yang didorong upah.

Jeffrey Nichols, Direktur American Precious Metals Advisors menuturkan, ada indikator lain dari ekonomi AS yang lebih kuat yaitu data ketenagakerjaan.

"Yang penting penguatan harga emas telah dikecewakan berkali-kali. Ketidakpastian pasar saham yang baru juga memprihatikan. Nanti pada akhirnya tertuju kepada ekspektasi kebijakan suku bunga the Federal Reserve dan kepercayaan yang berkembang," jelas dia.

Untuk harga logam lainnya yaitu harga perak naik 35 sen atau 2,1 persen ke posisi US$ 16.878 per ounce. Harga tembaga naik 7,35 sen atau 2,3 persen ke posisi US$ 3.236 per pound. Harga platinum menguat US$ 23,40 atau 2,4 persen ke posisi US$ 999,10 per ounce.

sumber : liputan6.com Cincin Kawin Emas